Minggu, 03 Januari 2010
Cara Mensyukuri Tubuh Sendiri
1. Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.
2. Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.
3. Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan
4. Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.
5. Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri.
6. Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalangi Anda menikmati kegiatan yang disukai.
7. Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.
8. Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.
9. Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.
10.Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.
11.Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.
12.Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.
13.Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.
14.Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan berolahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.
15.Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.
16.Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.
17.Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.
18.Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.
19.Mulailah berkata pada diri sendiri: hidup itu terlalu singkat untuk menghabiskan waktu membenci tubuh sendiri.
20.Makanlah ketika lapar dan istirahat ketika lelah. Carilah teman-teman yang bisa mengingatkan akan kecantikan luar dan dalam yang ada pada diri Anda. diposting dari Kompas.com
Jumat, 01 Januari 2010
Buah-buahan Asli Indonesia
Menteng (Baccaurea racemosa)
Rasanya asam-asam manis. Daging buahnya sangat sedikit karena bijinya besar. Buah ini banyak
terdapat di Bogor dan sekitarnya. Di Jawa Tengah, menteng disebut dengan mundung.
Menteng, kepundung, atau (ke)mundung adalah pohon penghasil buah dengan
nama sama yang dapat dimakan. Sekilas buah menteng mirip dengan buah
duku namun tajuk pohonnya berbeda. Rasa buahnya biasanya masam (kecut)
meskipun ada pula yang manis.
Menteng dulu biasa ditanam di pekarangan namun sekarang sudah sulit
ditemui akibat desakan penduduk dan penanaman tanaman buah lain yang
lebih disukai. Tumbuhan ini asli dari Pulau Jawa. Di sekitar Jakarta
dan Bogor kadang-kadang masih ditemukan penjual buah menteng.
Kemang (Mangifera caesia)
Buah kemang sejenis mangga, apabila telah matang berwarna kuning kecoklat-coklatan. Buah ini mengeluarkan
aroma seperti terpentin. Daging buah berwarna kuning,mengandung banyak cairan dengan rasa asam manis. Buah yang masak
dapat dimakan segar, sedang buah yang hampir masak biasanya dimakan
untuk campuran rujak. Daunnya yang masih muda dapat digunakan untuk
lalap. Kemang menyebar secara alami di Sumatra, Kalimantan dan
Semenanjung Malaya; dan banyak dibudidayakan di Jawa bagian barat,
terutama dekat Bogor. Tumbuhan ini terutama menyebar di dataran rendah
di bawah 400 m, jarang hingga 800 m dpl. Jenis ini tahan terhadap
penggenangan, dan seringkali didapati dekat tepi sungai.
Di sebagian wilayah sumatera selatan ada mitos yg meyebutkan jika
setumpuk buah durian digabungkan dengan 1 buah kemang dalam 1 malam
seluruh buah durian akan merekah terbuka matang, juga mitos orang akan
langsung mokad apabila kepalanya tertimpa buah ini
Gandaria (Bouea macrophylla Griffith)
Adalah tanaman yang berasal dari kepulauan Indonesia dan Malaysia.
Tanaman ini tumbuh di daerah tropis, dan banyak dibudidayakan di Sumatera dan Thailand.
Gandaria dimanfaatkan buah, daun, dan batangnya. Buah gandaria berwarna hijau saat masih muda,
dan sering dikonsumsi sebagai rujak atau campuran sambal gandaria.Buah
gandaria yang matang berwarna kuning, memiliki rasa kecut-manis
dan dapat dimakan langsung. Daunnya digunakan sebagai lalap. Batang gandaria dapat digunakan sebagai papan.
Kecapi (Sandoricum koetjape)
Kecapi, sentul atau ketuat adalah nama sejenis buah dan juga pohon penghasilnya
Kecapi diperkirakan berasal dari Indocina dan Semenanjung Malaya.
Berabad-abad yang silam, tumbuhan ini dibawa dan dimasukkan ke India,
Indonesia (Borneo, Maluku), Mauritius, dan Filipina, di mana tanaman
buah ini kemudian menjadi populer, ditanam secara luas dan mengalami
naturalisasi.
Pohon ini ditanam terutama karena diharapkan buahnya, yang berasa manis
atau agak masam. Kulit buahnya yang berdaging tebal kerap dimakan dalam
keadaan segar atau dimasak lebih dulu, dijadikan manisan atau marmalade.
Kayu kecapi bermutu baik sebagai bahan konstruksi rumah, bahan perkakas atau kerajinan, mudah dikerjakan dan mudah dipoles.
Berbagai bagian pohon kecapi memiliki khasiat obat. Rebusan daunnya
digunakan sebagai penurun demam. Serbuk kulit batangnya untuk
pengobatan cacing gelang. Akarnya untuk obat kembung, sakit perut dan
diare; serta untuk penguat tubuh wanita setelah melahirkan.
Kecapi ada dua macam, yakni dengan daun tua sebelum gugur berwarna
kuning dan yang berwarna merah. Dahulu, kedua varietas ini dianggap
sebagai spesies yang berbeda
Bisbul (diospyros blancoi)
Bisbul adalah nama sejenis buah beserta pohonnya. Tumbuhan ini berkerabat dekat dengan kesemek dan kayu hitam.
Nama-nama lainnya adalah buah mentega (bahasa Melayu, merujuk pada daging buahnya ketika masak),
kamagong, tabang atau mabolo (Tagalog, merujuk pada kulit buahnya yang
berbulu halus), marit (Thailand), dan velvet apple (Inggris).
Buah bisbol berbentuk bulat, agak pipih. Kulit buah berwarna merah
muda, atau jingga kekuning-kuningan dengan bulu halus berwarna
kemerahan. Berbau seperti mentega. Biji berwarna coklat.
Burahol/Kepel (Stechocarpus burahol)

Adalah flora identitas Daerah Istimewa Yogyakarta.
Buah kepel dikenal sebagai buah meja (santapan wajib) kegemaran puteri
kraton di Jawa karena menyebabkan keringat beraroma wangi.
Bentuk buah burahol bulat lonjong atau kebulatan, bagian pangkal agak
meruncing. Warnanya coklat keabu-abuan, kalau sudah tua berubah
menjadi coklat tua. Daging buah agak kekuningan sampai kecoklatan, rasa
manis, membungkus biji yang berukuran cukup besar. Buah masak
dimakan segar, dan setelah makan buah ini pengeluaran air seni menjadi
lancar. Selain itu, bau keringat menjadi wangi, bau napas menjadi harum.
Jambu Mawar (Eugenia jambos)
Jambu mawar alias jambu kraton adalah anggota suku jambu-jambuan atau Myrtaceae
yang berasal dari Asia Tenggara, Dinamai demikian karena buah jambu ini memiliki aroma wangi yang keras seperti mawar.
Buah berbentuk hampir bulat, agak lonjong atau melebar pada dasarnya.
Garis tengahnya 4 - 5 cm. Bila sudah masak warnanya kuning
pucat atau kehijau-hijauan, dengan kulit licin dan agak keras.
Warna bijinya coklat. Buah yang sudah masak bisa dimakan segar atau
dimasak dulu dicampur dengan buah lainnya serta gula untuk dibuat selai
atau jeli.
Lobi-lobi (Flacourtia inermis)
Buah lobi-lobi berukuran kecil, bentuknya agak bundar. Yang sudah masak
warnanya merah tua, rasanya asam atau manis, kadang-kadang
kelat dengan biji banyak. Buah yang sudah masak digunakan untuk bahan
pembuat rujak, sirup, sele, buah kalengan, asinan dan manisan.
Rukem (Flacourtia rukem)
Buah berbentuk bulat, daging buahnya tebal dan mengandung cairan.
Buah yang masak berwarna merah kehitaman. Rasanya asam-asam manis,dan
berbiji banyak. Dapat dimakan dalam keadaan segar, dan dapat
pula dibuat rujak. Bisa juga dibuat manisan dan asinan. Buah yang masih
muda dapat digunkan sebagai obat, dan daun mudanya bisa untuk
lalap.
Sawo Durian (Chrysophyllum cainito)
Buah sawo durian hijau yang telah tua kulitnya hijau keputihan dan jika
masih muda warnanya hijau muda. Sedang daging buahnya lunak dan
berwarna putih susu bila telah masak.
Sawo durian merah mula-mula berwarna hijau, lalu berubah kemerahan dan
lantas menjadi keunguan di saat mencapai kematangannya. Daging
buah berwarna putih susu seperti sawo durian hijau. Hanya saja di bagian tepinya, bila dibelah, akan tampak warna keunguan.
Sawo Kecik (Manilkara kauki)
Buah berbentuk bulat telur berukuran kecil. Buah yang masak enak
dimakan, rasanya manis, kadang-kadang sedikit sepet. Kulitnya sangat
tipis, dan mudah mengelupas. Buahnya selain dapat dimakan, kayunya yang
keras dan kuat sangat baik untuk dibuat patung, perabot rumah
tangga, alat-alat pertukangan, tiang penyangga rumah, dan sebagainya.
Terap (Artocarpus odoratissimus)

Pohon ini terutama ditanam karena buahnya, yang dimakan dalam keadaan segar
atau diolah sebagai kue-kue. Buah terap harus segera dimakan dalam beberapa jam
setelah dibuka, karena baunya yang harum cepat berkurang dan warnanya
dapat berubah karena teroksidasi. Biji terap juga dapat dimakan setelah
dipanggang atau direbus dengan garam.
Terap dapat tumbuh sejak daerah dekat pantai hingga ketinggian sekitar
1000 m dpl. Pohon ini menyenangi tanah liat berpasir dan wilayah dengan
curah hujan cukup tinggi dan merata. Buah biasa didapati di awal musim
hujan, antara Agustus hingga Januari bergantung pada lokasinya.
Jambu Bol (Syzygium malaccense)
Buah jambu bol biasa disajikan sebagai buah meja.
Jambu bol, bersama dengan jambu air dan jambu semarang atau jambu cincalo memiliki pemanfaatan yang kurang lebih serupa dan dapat saling menggantikan.
Buah-buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak.
Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan. Karena rasa dan aromanya,
jambu bol pada umumnya lebih disukai orang dan karena itu harganya juga
umumnya lebih tinggi daripada jambu air atau jambu semarang.
Kulit batangnya digunakan sebagai obat sariawan. Sedangkan kayunya yang
keras dan kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak
kena tanah.
Jamblang (Syzygium cumini)
Buah jamblang biasa dimakan segar. Di India dan Filipina, seperti juga
kebiasaan di beberapa daerah di Indonesia, buah jamblang yang masak
dicampur dengan sedikit garam dan kadang-kadang ditambahi gula, lalu
dikocok di dalam wadah tertutup (biasanya dua mangkuk ditangkupkan)
sehingga lunak dan berkurang sepatnya. Buah yang kaya vitamin A dan C
ini juga dapat dijadikan sari buah, jeli atau anggur.
Senin, 28 Desember 2009
Jalan-Jalan Ke Kota Aceh
Ok, lanjut. Setelah semuanya berkumpul kita semua naik bis. Bis ini adalah bantuan dari Pundi Amal SCTV, mungkin bantuan ini datang ketika bencana Tsunami memporak-porandakan Kota Aceh. Nah, lihat dipojok kanan, ada lagi wajah gak fotogenik muncul, hehe. Aq bisa ketawa liat fotoq sendiri, hehe.
Nah, ini ketika di dalam bis, temen2 pada nyanyi2 yang bikin suasana tambah ancur, hehe, becanda. (bersambung)
Minggu, 27 Desember 2009
Bank Syariah Pertama di Rusia
Vladimir S. kepala bagian administrasi mengatakan, "Inilah layanan keuangan baru, yang berlabel "Halal" karena disini tidak ada keuntungan atau kelebihan yang "dipatok" sebelumnya. Disini tidak ada layanan pengembangan keuangan yang bertentangan dengan syariat Islam". Ungkapnya dalam channel TV "Rusia Today".
Layanan keuangan masih menginduk pada perusahaan "Broker Kredit Ciprus" yang dikelola oleh Lembaga Pertimbangan Islam. Layanan keuangan akan terus dikembangkan dengan meninggalkan praktek layanan keuangan ribawi. Vladimir S. berkata, "Para nasabah mendapatkan keuntungan dengan bisnis yang dijalankan sesuai dengan prinsip2 syariat Islam". Data terakhir menunjukkan, perusahaan baru ini sekarang telah meraih omset dari layanan keuangan Islami 'halal' sebanyak 40 milyar dollar. (Buletin Baitul Izzah)
Hari Pertama di Aceh
Tidak banyak hal yang bisa aq ceritakan pada hari itu, hanya diisi rutinitas-rutinitas pada umumnya. Rapat-Istirahat-Makan-Sholat-Rapat lagi, bagitu seterusnya, hehe. Tapi ada hal yang perlu sedikit saaya buka di publik, bahwa ternyata cewek Aceh cantik-cantik bro, hehe. Waktu aq sama Dimas (Sekjen IMEPI) makan di kantin FE Univ. Syiah Kuala, dimana-mana cuma ada cewek cantik. Aq dan rombongan sampai geek-gedek (bahasa gampangnya tolah-toleh), dan berkata kok ada ya cewek-cewek cantik gak ada habis-habisnya kayak gni (kelihatan norak ya?maaf, hehe). Tapi walaupun cantik mereka tidak fotogenik, jadi untuk membuktikan omongan saya, datang langsung aja ke Aceh, hehe.
Oya, pernah suatu kali aq ngobrol sama anak Aceh, dan aq bertanya "kok bisa ya cewek Aceh cantik-cantik kayak gni?" yang keluar cuma ketawa panjang, yang malah bikin aq kayak orang tolol. Setelah ketawanya selesai dia bilang "Sebenarnya anak Aceh yang sini tidak ada apa-apanya di bandingkan anak cewek kawasan Meulaboh. Anak cewek disana terkenal sangat cantik karena sebagian besar memiliki mata biru" lalu aq langsung meledak "Busyeet!! Kayak orang Eropa berarti?" dia menjawab "Bro, ACEH itu adalah singkatan dari Arab, China, Eropa dan Hindia" dan sekali lagi aq semakin kagum dengan warga Aceh dan yang keluar cuma "Ckckck...".Tapi maaf, tidak bermaksud mendiskriminasi atau apapun juga, kalau cowok-cowok di Aceh tidak terlalu cakep. Berkulit coklat kayak orang Melayu umumnya.
Kisah tentang Tour keliling Aceh akan aq ceritakan berikutnya. Mulai dari Museum Aceh, Masjid Baiturrahman yang terkenal, Musium Kapal PLN yang luar biasa besar yang di hempaskan oleh Tsunami hingga ke tengah Kota dan Pantai Loknga (Pantai yang terseret habis oleh Tsunami. Bahkan ada yang menceritakan dari Pantai inilah gelombang Tsunami dimulai).
Sabtu, 26 Desember 2009
Hari Yang Melelahkan
Sudah beberapa tahun ini aq tidak pernah memakainya (maklum aq orangnya tidak suka olahraga,hehe). Awalnya, ada perasaan optimis aq bisa melakukan seperti yang aq inginkan, seperti skiping tanpa henti dalam waktu yang lama, tahan hingga skiping berjam-jam dan gak cape-cape. Tapi tidak tahunya baru maen 3 manit udah menggos-menggos kayak sapi mau mati,wakakak...
Ya itulah aq, orang yang jarang olahraga. Dapat kesempatan olahraga sekali badan malah remek, hehe.
Hari ini adalah tanggal 26 Desember 2009, 5 tahun lalu terjadi bencana dahsyat yang luar biasa di negeri qt. Tepatnya di NAD (Nangroe Aceh Darussalam), kota yang dijuluki Serambi Makkah. Aq gak seberapa tahu mengapa disebut seperti itu. Dan aq masih ingat ketika dulu masih SD, guru agama Islamq bercerita tentang mengapa Aceh disebut Serambi Mekkah. Dan dia menjawab Aceh adalah pintu ke Mekkah, maka jika Aceh tidak aman maka Mekkah juga tidak aman. Karena masih kecil aq percaya saja dengan kisah guruq itu. Dan sekarang ketika aq sudah besar, aq tahu bahwa keterangan guru SDq itu salah besar, dan itu membuatq tertawa sendiri, hehe.
2 tahun lalu, tepatnya di awal tahun 2007, aq berkesempatan berkunjung ke NAD sebagai utusan dari Universitas Airlangga. Aq berangkat sendiri dari Surabaya dengan penerbangan Lion Air dengan transit di Jakarta dan terbang lagi ke Medan dan kemudian sampai di Aceh. Ada sebuah pengalaman menarik terjadi, aq sampai di Aceh pukul 18.30, awalnya tidak ada sesuatu yang aneh dengan bandara di Aceh tersebut, layaknya bandara umumnya di Indonesia tapi mungkin ukurannya yang lebih kecil. Ketika sampai di bandara seperti biasa aq turun dan menunggu barang keluar dari bagasi pesawat. Nah, ketika aq telah mendapatkan tasq, aq menunggu di ruang tunggu. Saati itu sekitar pukul 19.00. Yang membuat aq merasa aneh tiba-tiba semua petugas bandara keluar dari ruangan dan lampu di bandara pun dimatikan, bahkan lampu ruang tungguq sebagian dimatikan. Mualilah suasana mencekam di hari pertama aq di NAD, hehe. Karena masih menunggu jemputan aq sabar saja menunggu disitu walaupun agak horor juga mengingat kisah-kisah tentang GAM yang gak pernah takut menyerang warga pendatang, hehe. Namun 30 menit kemudian aq telah dijemput. Alhamdulillah, horor telah berakhir, wakakakak...
Hari pertama aq tinggal di NAD, aq menginap di Asrama Kompas Kompleks Universitas Syiah Kuala. Udara disini begitu sejuk, beda dengan di Surabaya, hehe. Maklum kota besar, hehe. Kisah perjalanan di Aceh selanjutnya ikuti blog ini....hehe.
Sukuk: As Introduction
Praktik gali lubang tutup lubang untuk membiayai pembangunan semakin membenamkan Indonesia dalam perangkap hutang. Selain melakukan kebijakan hutang (baik dari dalam maupun luar negeri), ada juga alternatif pendanaan lain yang bisa digunakan oleh Pemerintah untuk membiayai pembangunan, yaitu melalui investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Namun seringkali tawaran investasi semacam ini (khususnya dari luar negeri) selalu punya agenda politik yang merepotkan bangsa Indonesia. Padahal, investasi yang diharapkan adalah investasi yang memang murni bisnis tanpa ada titipan agenda-agenda politik, sehingga negara tetap bisa berjalan dengan agenda strategis sendiri untuk keberlangsungan pembangunan di Indonesia.
Di dalam system keuangan Islam ada sebuah produk yang dapat mengatasi permasalahan ini, produk tersebut adalah sukuk. Sukuk adalah dari bahasa arab. Sukuk secara istilah didefinisikan sebagai surat berharga yang berisi kontrak (akad) pembiayaan berdasarkan pada prinsip syariah. Sukuk ini dikeluarkan oleh lembaga/ institusi/ organisasi baik swasta maupun pemerintah kepada investor (sukuk holder). Sukuk ini mewajibkan pihak yang mengeluarkan untuk membayar pendapatan kepada investor berupa bagi hasil, margin atau fee selama akad. Emiten wajib membayar kembali dana investasi kepada investor saat jatuh tempo. Sukuk sendiri dibagi menjadi 6 berdasarkan akadnya, 1) Sukuk Murabahah, 2) Sukuk Mudharabah, 3) Sukuk Musyarakah, 4) Sukuk Salam, 5) Sukuk Istishna dan 6) Sukuk Ijarah.
A. Kemampuan Sukuk Mendorong Perekonomian
Mengenai penerbitan sukuk global yang melambat saat ini, memang tidak terlepas dari kondisi keuangan dunia yang mengalami krisis sehingga berdampak pada masih berhati-hatinya para investor untuk menghindari risiko dampak krisis keuangan global.
Namun kehati-hatian itu merupakan sesuatu yang berlebihan dan tidak beralasan. Pasalnya, subprime mortgage yang menjadi penyebab krisis ekonomi di Amerika berbeda dengan sukuk. Subprime mortgage tidak memiliki landasan yang jelas dan memiliki turunan derivatif, sementara sukuk memiliki landasan (underlying asset) yang jelas.
Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa sukuk dapat mendorong perekonomian? Ada beberapa alasan mengapa sukuk dapat mendorong perekonomian suatu negara.
Pertama, sukuk menjamin aliran dana yang diterima akan masuk kepada proyek-proyek investasi di sektor riil, karena akad-akad dalam keuangan syariah semuanya berbasis pada sektor riil. Hal ini berbeda dengan SUN, yang tidak ada jaminan bahwa uang yang masuk akan diinvestasikan ke sektor riil. Dengan mengalirnya dana-dana sukuk ke sektor riil maka dapat dipastikan tingkat produktivitas akan cenderung naik, dengan naiknya produktivitas maka output akan naik yang disertai dengan naiknya jumlah barang dan jasa. Dengan kenaikan jumlah barang dan jasa maka penyerapan tenaga kerja akan cenderung naik, dengan begitu PDB negara akan terkatrol naik dengan sendirinya. Dan dipastikan jika itu terjadi maka pendapatan per kapita negara juga akan naik. Dari sinilah keseimbangan ekonomi itu terjadi dan akan terjadi hubungan kesinambungan yang positif antara sektor moneter dengan sektor riil.
Kedua, sukuk dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi secara lebih baik bila dibandingkan dengan SUN, karena sukuk memberikan peluang lebih besar terhadap pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Sedangkan SUN, sesuai dengan namanya yaitu Surat Utang Negara maka fungsi penerbitan SUN digunakan untuk menutup defisit APBN bukan untuk investasi di sektor riil. Atau dengan kata lain gali lubang tutup lubang, dan ada indikasi menggali lubang yang semakin besar karena terkena beban bunga.
Ketiga, beban utang SUN jauh lebih berat bila dibandingkan dengan beban return sukuk. Dengan menerbitkan SUN, pemerintah berkewajiban untuk membayar sejumlah bunga kepada investor yang bersifat fixed. Sementara dalam sukuk, return bagi investor sangat bergantung pada jenis akad yang digunakan.
B. Potensi Besar Sukuk Bagi Perekonomian
Ada beberapa keuntungan besar bagi Indonesia jika mau memanfaatkan potensi besar sukuk, diantaranya:
Pertama, meminimalisir angka pengangguran dan kemiskinan. Seperti yang telah diketahui bersama, jumlah angka kemiskinan di negeri ini mencapai 45,9 juta jiwa. Sementara jumlah angka pengangguran kurang lebih mencapai 11 juta orang.
Kedua, dengan diterbitkannya sukuk akan meminimalisir ketergantungan terhadap utang luar negeri yang besarnya mencapai kurang lebih Rp. 400 triliun. Ini artinya setiap bayi yang lahir akan menanggung hutang sebesar Rp. 7 juta. Sukuk akan mampu menutupi defisit APBN 2008 yang diperkirakan sebesar 2,1 % dari total anggaran.
Ketiga, meningkatkan pertumbuhan sektor keuangan syariah dan menjadikannya primadona. Sukuk akan mampu mendorong daya saing pasar modal syariah dan menjadi lebih kompetitif.
C. Tantangan Yang Dihadapi Dalam Pengembangan Sukuk
1. Belum adanya valuasi yang standar dan umum untuk sukuk korporasi
Saat ini belum ada valuasi yang standar dan umum untuk menghitung dan memprediksi sukuk korporasi, sehingga sulit untuk menganalisis terutama obligasi dengan skim mudharabah. Hal ini berbeda dengan obligasi konvensional yang berkaitan erat dengan perhitungan dan prediksi dari volatilitas suku bunga. Pada obligasi konvensional dalam teori sederhana, kenaikan suku bunga berakibat penurunan harga obligasi di pasaran dan sebaliknya. Sedangkan di syariah belum ada benchmarking yang baku dalam penentuan harga di pasar sekunder. Salah satu hal penting dalam proses valuasi obligasi syariah adalah perlu adanya pemisahan antara harga wajar dengan distorsi harga yang terjadi di pasar sekunder. Hal ini penting jangan sampai terjadi rekayasa pasar dalam supply dan rekayasa dalam demand dalam pembentukan harga obligasi di pasar sekunder. Dengan adanya valuasi yang standar ini diharapkan akan membantu memudahkan investor dalam memilih obligasi syariah yang layak untuk dimasukkan dalam portofolio investasi.
2. Iklim investasi yang buruk
Permasalahan kedua adalah buruknya iklim investasi di Indonesia:
- Pemborosan atau inefisiensi dalam pengeluaran pemerintah yang berupa penyediaan barang-barang dan jasa kebutuhan pokok bagi dunia usaha yang tidak disediakan oleh pasar, termasuk infrastruktur dasar.
- Beban yang harus ditanggung oleh pelaku bisnis karena regulasi pemerintah, dalam hal pemenuhan administrasi berkaitan dengan perizinan, pelaporan, dan sebagainya. Tingkat efisiensi birokrasi di Indonesia sangat rendah merupakan salah satu sumber distorsi iklim investasi.
- Buruknya kondisi infrastruktur di Indonesia, tidak hanya terbatas pada kuantitas yang terbatas tetapi juga dalam hal kualitas infrastruktur yang sudah ada. Aspek ini sangat menghambat kelancaran produksi dan perdagangan di dalam negeri maupun kegiatan ekspor impor. Buruknya kondisi infrastruktur merupakan yang terburuk di Asean (data Bank Dunia tahun 2005).
3. Pasar keuangan syariah di Indonesia tidak terlalu likuid. Penyebabnya adalah pangsa pasar keuangan syariah yang relatif kecil, yaitu kurang dari 5% dari seluruh sistem keuangan di Indonesia. Kecilnya pangsa pasar keuangan syariah ini diperkirakan akan menyebabkan pertumbuhan pasar sukuk domestik akan tetap terbatas.
D. Perkembangan Sukuk Global
Sukuk kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam sistem keuangan global. Pada tahun 2007, nilai sukuk yang diperdagangkan di pasar global telah meningkat lebih dari dua kali dibandingkan tahun 2006, dan mencapai US$62 miliar dibandingkan tahun 2006 sebesar US$27 miliar. Dari tahun 2001 hingga tahun 2006, Sukuk mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 123%. Berdasarkan proyeksi S&P, dalam lima tahun ke depan, pasar sukuk dapat menembus level US$100 miliar, tergantung pada kondisi stabilitas pasar kredit. Sementara itu, Moody’s memperkirakan bahwa pasar sukuk akan meningkat sebesar 35% per tahun. Pada tahun 2010, pasar sukuk global diperkirakan dapat menembus hingga US$200 miliar, terutama ditopang oleh negara-negara di kawasan Teluk, Inggris, Jepang, dan Thailand.
Pengembangan sukuk sangat didukung regulator dan pemerintah di kawasan Teluk dan Asia. Kini, semakin banyak negara yang telah menerbitkan sukuk sebagai instrumen pembiayaan. Pada tahun 2007, telah ada 10 negara yang menerbitkan sukuk, padahal pada tahun 2001 baru ada 2 negara. Uni Emirat Arab (UEA) dan Malaysia masih mempertahankan sebagai negara penerbit sukuk terbesar di dunia. Pada tahun 2007, lebih dari US$25 miliar sukuk (atau sekitar 75% dari seluruh sukuk yang diterbitkan di seluruh dunia pada tahun itu) adalah sukuk yang diterbitkan oleh UEA dan Malaysia. Sementara itu, Malaysia sendiri menguasai sekitar 66% dari seluruh penerbitan sukuk di dunia.
S&P memperkirakan Malaysia dan UEA akan tetap memegang posisinya sebagai penguasa pasar, karena ditopang oleh regulator dan status UEA sebagai pintu masuk (gateway) para investor global. Selain dukungan yang kuat dari pemerintah setempat, perkembangan pesat tersebut juga tidak terlepas dari kinerja sukuk itu sendiri. Berdasarkan data dari Dowjones terlihat bahwa di seluruh dunia indeks surat berharga yang berbasis syariah (saham dan sukuk), kinerjanya lebih baik dibandingkan indeks konvensional. Hal yang sama juga terjadi di Malaysia, sebagai negara terbesar dalam hal pangsa pasar penerbitan sukuk di dunia. (Harian Kontan: Kamis, 26 Juni 2008)
Namun perlu diketahui juga bahwa penerbitan sukuk di tahun 2008 menurun drastis. Hal ini disebabkan karena pengaruh krisis keuangan global. Meskipun penjualan sukuk tersebut menurun, namun prospek penerbitan sukuk global kedepannya masih bagus.
Nilai sukuk yang diterbitkan pada tahun 2008 mengalami penurunan hingga lebih dari 50% jika dibandingkan pada tahun 2007 yang nilainya mencapai $14,9 miliar. Meskipun volume penerbitan sukuk mengalami penurunan, namun dalam jangka panjang sukuk masih menarik sebagai alternatif bagi sebagian investor dan perusahaan penerbit sukuk. Selain itu, terdapat faktor-faktor lain mengapa prospek dari sukuk kedepannya masih bagus yaitu semakin populernya produk syariah di dunia, makin banyaknya pemerintah dari negara-negara Barat yang mulai terbuka dengan sistem syariah, dan masih banyaknya dana yang melimpah dari Timur Tengah yang menjadi daya tarik baik investor dari Barat maupun Asia.
Dalam satu dekade mendatang potensi dana Timteng yang "menganggur" akan mencapai tidak kurang dari 1 triliun dolar AS. Wajarlah jika kemudian sejumlah negara seperti Singapura dan Inggris berusaha untuk menyerap dana tersebut.
Malaysia, sebagai negara tetangga Indonesia, berusaha menjadikan dirinya sebagai Islamic financial hub di Asia Tenggara. Malaysia telah merasakan kontribusi besar industri keuangan syariah bagi pertumbuhan PDB mereka, sebagaimana yang dinyatakan oleh Menteri Keuangan Kedua Malaysia Tan Sri M Jacob yang menyampaikan data bahwa sumbangan sektor keuangan syariah mencapai 60 persen dari PDB tahun 2007 lalu. Bahkan dua per tiga sukuk dunia, telah diterbitkan di Malaysia. Ini menunjukkan bahwa sukuk pada dasarnya memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian sebuah negara (detik.com).
Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi cukup bagus bagi perkembangan ekonomi syariah. Indonesia dapat berupaya turut berpartisipasi mengambil kue dari booming-nya ekonomi syariah di berbagai belahan dunia. Apalagi dengan semakin berkembangnya institusi syariah seperti perbankan syariah, asuransi syariah, dan reksadana syariah yang semakin besar akan membutuhkan alternatif investasi berupa sukuk (obligasi Syariah).